Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memberikan peringatan keras kepada para pejabat yang baru dilantiknya pada Kamis (12/2/2026).
Dalam seremoni pelantikan pejabat eselon II, III, dan sejumlah Pelaksana Tugas (Plt) tersebut, Irwan menegaskan bahwa dirinya tidak butuh pejabat yang merasa hebat sendiri alias “Superman”.
”Jika teamwork dilaksanakan seutuhnya, tidak ada pekerjaan yang tidak terselesaikan. Buang jauh-jauh ego sektoral,” tegas Irwan saat memberikan arahan di hadapan jajaran pejabat baru.
Dalam pelantikan kali ini, Irwan resmi mengukuhkan Ramadhan sebagai Sekda dan Parha di posisi BKPSDM. Namun, yang menarik perhatian adalah pengisian pos-pos teknis yang krusial untuk percepatan pembangunan, di antaranya:
Yusran Ahmad: Plt Kadis Pekerjaan Umum (PU)
Sahir: Plt Kabag Prokopim
Hendro: Kabid Bina Marga PU
Rikmal: Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ)
Bupati berharap kombinasi antara pejabat definitif dan Plt, termasuk Ahmad (Plt Kabid IKP), bisa langsung tancap gas tanpa hambatan birokrasi.
Irwan menyoroti fenomena “jalan sendiri-sendiri” yang kerap terjadi di lingkungan OPD. Ia secara spesifik mengingatkan para Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang seperti Jumardin (Sekdis PMD) dan Wahyudin (Sekcam Tomoni) bahwa kesuksesan dinas adalah kerja kolektif.
”Keberhasilan itu hasil kerja bareng dari kepala dinas, sekretaris, sampai kabid. Tanpa koordinasi, program pembangunan cuma bakal terbengkalai,” tambahnya.
Bukan Irwan Bachri Syam namanya jika tidak jeli melihat hal detail. Selain urusan strategis, ia juga menuntut kedisiplinan tinggi mulai dari urusan kantor hingga kerapian di lapangan.
Ia menginstruksikan pejabat seperti Muhtar (Kabid Transnakerin) dan Harbi (Kabid Trantibum Satpol PP) untuk menjadi teladan bagi bawahannya.
”Pemimpin harus jadi contoh. Ketepatan waktu dan kualitas kerja di instansi tidak bisa ditawar lagi,” tegas Irwan.

