Luwu Timur – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam melindungi rakyat tidak hanya terlihat dari keputusan tidak menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Sejumlah program sosial kini juga diperkuat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Kepala Bapenda Lutim, Muhammad Said, menegaskan bahwa arahan Bupati jelas: tidak ada tambahan beban untuk warga. “Tidak ada kenaikan tarif PBB di Luwu Timur. Justru kami menindaklanjuti arahan Bupati untuk mengutamakan masyarakat melalui kebijakan yang lebih pro-rakyat,” ujarnya, Sabtu (16/08/25).
Selain menahan kenaikan PBB, Pemkab menyalurkan bantuan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari. Lansia kini mendapat insentif khusus, mahasiswa memperoleh beasiswa yang naik dari Rp4 juta menjadi Rp6 juta per tahun, serta layanan kesehatan gratis termasuk rujukan ke Makassar tanpa biaya.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyebut kebijakan ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat. “Kami tidak hanya menjaga agar PBB tidak naik, tapi juga memastikan rakyat mendapat kemudahan dalam pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Dengan langkah ini, Pemkab Lutim berharap masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah di tengah mereka, sekaligus menjadikan kebijakan sosial sebagai penopang utama pembangunan daerah.

