Proyek Islamic Center Luwu Timur Diselidiki, Polisi Dalami Dugaan Penyimpangan

kareba
kareba
1 Min Read

Luwu Timur – Aparat kepolisian mulai mendalami proyek pembangunan Masjid Islamic Center di Malili, Kabupaten Luwu Timur, menyusul mencuatnya sorotan publik terhadap kondisi bangunan yang dinilai bermasalah.

Proyek yang menelan anggaran hingga Rp43 miliar ini kini menjadi perhatian setelah beredarnya foto plafon masjid yang ambruk dan viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap seluruh aspek pembangunan proyek tersebut.

“Kami akan segera lakukan penyelidikan apakah ada indikasi korupsi dalam proses pembangunannya,” ujarnya.

Ia menyebut, penyelidikan akan mencakup berbagai kemungkinan, termasuk dugaan pengurangan spesifikasi material hingga potensi mark-up anggaran.

“Seperti pengurangan spesifikasi material atau mark-up anggaran,” tambahnya.

Masjid Islamic Center yang dibangun sejak 2022 hingga 2024 ini berlokasi di eks Terminal Malili, Desa Puncak Indah. Meski telah menyerap anggaran besar dalam tiga tahap pembangunan, kondisi fisik bangunan justru menuai kritik dari masyarakat.

Selain plafon yang ambruk, sejumlah bagian bangunan dilaporkan belum selesai dan terdapat kekurangan dari sisi kualitas konstruksi.

Share This Article
Leave a comment