LUWU TIMUR – PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menunjukkan respons cepat dan komitmen tanggung jawab perusahaan pasca insiden kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya Abdullah, pekerja dari PT Bumi Jasa Utama (BJU) Kalla Group yang bertugas di area operasional perusahaan.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, manajemen PT CLM langsung menemui keluarga almarhum di Kabupaten Pangkep untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan pendampingan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Manajer Eksternal PT CLM, Fauzi, mengatakan perusahaan memandang almarhum sebagai bagian dari keluarga besar yang turut berkontribusi dalam aktivitas operasional perusahaan.
“Kami merasakan kehilangan yang sama. Kehadiran kami di rumah duka merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen perusahaan untuk mendampingi keluarga dalam menghadapi masa sulit ini,” kata Fauzi.
Menurutnya, PT CLM berkomitmen mengawal seluruh proses pemenuhan hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku serta mendukung penuh proses investigasi yang saat ini masih berjalan.
Lebih jauh, perusahaan memastikan akan bersikap kooperatif terhadap seluruh proses pemeriksaan yang dilakukan Inspektur Tambang maupun instansi berwenang lainnya guna mengetahui penyebab utama insiden tersebut.
Selain itu, PT CLM juga menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya peningkatan standar operasional di lingkungan pertambangan.
“Setiap rekomendasi yang nantinya diberikan oleh Inspektur Tambang akan kami tindak lanjuti sepenuhnya. Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama perusahaan,” ujar Fauzi.
Langkah cepat yang dilakukan PT CLM tersebut mendapat apresiasi dari keluarga almarhum yang menilai perusahaan hadir tidak hanya sebagai mitra kerja, tetapi juga sebagai pihak yang menunjukkan kepedulian kemanusiaan di tengah musibah yang terjadi.




