Luwu Timur – Komitmen PT Citra Lampia Mandiri (CLM) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal kembali dibuktikan.
Perusahaan tambang tersebut resmi memberangkatkan sembilan warga dari desa-desa pemberdayaan untuk mengikuti pelatihan keamanan (security) tingkat Gada Pratama di Pallawa Barokah Nusantara, Makassar.
Prosesi pelepasan peserta berlangsung di Kantor PT CLM, Jalan Soekarno-Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (7/6/26).
Manager Eksternal PT CLM, Fauzi Lukman, kepada Karebata.id menjelaskan program tersebut merupakan inisiatif perusahaan dalam mempersiapkan tenaga kerja lokal agar mampu memanfaatkan peluang kerja yang diprediksi akan semakin terbuka seiring berkembangnya kawasan industri di Luwu Timur.
“Pelatihan Gada Pratama ini merupakan program PT CLM. Kami berkoordinasi dengan para kepala desa untuk melihat potensi masyarakat yang dapat dipersiapkan mendapatkan pekerjaan di wilayah kawasan industri yang nantinya akan beroperasi di Luwu Timur,” ujar Fauzi.
Ia mengungkapkan, sembilan peserta yang diberangkatkan merupakan masyarakat dari tiga desa pemberdayaan PT CLM, yakni Desa Pasi-Pasi, Desa Laskap, dan Desa Harapan.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang menjadi kewajiban perusahaan di wilayah pemberdayaan.
Fauzi menjelaskan, PT CLM memiliki sembilan desa pemberdayaan. Namun, untuk program Gada Pratama kali ini difokuskan pada tiga desa tersebut, sementara enam desa lainnya mendapatkan dukungan pelatihan keterampilan yang berbeda sesuai kebutuhan dan usulan masing-masing.
“Kalau desa lain memiliki program pelatihan sendiri yang bukan di bidang security. Jadi kami menyesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas dari masing-masing desa. Jika ada usulan program vokasi, kami siap memfasilitasi,” jelasnya.
Menurut Fauzi, kebutuhan tenaga pengamanan bersertifikat di Luwu Timur diperkirakan akan terus meningkat.
Karena itu, kata dia, melalui pelatihan dan sertifikasi Gada Pratama, peserta diharapkan memiliki bekal kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja.
“Setelah memiliki sertifikat Gada Pratama, kami berharap rekan-rekan lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Kami hadir sebagai fasilitator agar setelah mendapatkan pembekalan ini mereka semakin siap dan lebih giat memanfaatkan peluang kerja yang ada,” katanya.
Ia juga menegaskan program tersebut bukan kegiatan yang bersifat sesaat, melainkan bagian dari program vokasi berkelanjutan yang dijalankan PT CLM melalui PPM.
“Di dalam PPM terdapat delapan pilar program dan salah satunya adalah pelatihan. Program ini akan terus berlanjut untuk mempersiapkan masyarakat di wilayah pemberdayaan agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tutup Fauzi.






