Luwu Timur- Sebanyak 19 band resmi dipastikan akan berlaga dalam Festival Musik Band Luwu Timur Juara 2026 yang akan digelar pada 5-6 Juni 2026 di Pujasera Malili.
Ajang tersebut yang mengusung konsep All Genre (kecuali underground) ini siap menjadi panggung pembuktian bagi talenta-talenta musik terbaik di Kabupaten Luwu Timur.
Panitia kegiatan, Mujur, kepada Karebata.id mengungkapkan seluruh mekanisme pelaksanaan festival telah disepakati bersama dalam Technical Meeting yang berlangsung di Pendopo Parmudora Luwu Timur pada Rabu (3/6/2026) pukul 16.00 WITA.
Menurutnya, hasil rapat tersebut bersifat final dan telah disetujui oleh seluruh peserta yang hadir.
“Seluruh peserta yang mengikuti Technical Meeting telah menyepakati seluruh hasil rapat. Keputusan yang telah ditetapkan tidak dapat diganggu gugat, termasuk bagi peserta yang tidak mengirimkan perwakilan saat Technical Meeting berlangsung,” kata Mujur.
Pada hari pertama, 5 Juni 2026, seluruh 19 peserta akan tampil membawakan satu lagu wajib berjudul ‘Luwu Timur Juara’ dengan durasi maksimal 10 menit yang sudah termasuk waktu cek sound di atas panggung. Dari penampilan tersebut, hanya 10 band terbaik yang berhak melaju ke babak final.
Persaingan dipastikan semakin sengit pada hari kedua, 6 Juni 2026. Sebanyak 10 finalis akan kembali tampil membawakan dua lagu, yakni satu lagu wajib dan satu lagu bebas, dengan total durasi 15 menit.
Dari babak final inilah akan ditentukan siapa yang berhak meraih Juara 1, Juara 2, dan Juara 3 Festival Musik Band Luwu Timur Juara 2026.
Mujur menjelaskan, panitia memberikan kebebasan kepada seluruh peserta untuk mengaransemen ulang lagu wajib sesuai kreativitas masing-masing, dengan syarat tidak mengubah lirik asli lagu tersebut.
Dalam hal ini, Ia berharap kebijakan ini dapat melahirkan penampilan-penampilan unik dan inovatif yang mampu memukau dewan juri maupun penonton.
Selain itu, Technical Meeting juga menetapkan jadwal cek sound bagi seluruh peserta yang akan dilaksanakan pada 4 Juni 2026 mulai pukul 14.00 hingga 17.20 WITA. Setiap band diberikan waktu selama lima menit untuk memastikan kesiapan teknis sebelum tampil di panggung utama festival.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga telah melakukan pengundian nomor urut penampilan menggunakan sistem cabut lot. Hasilnya, Repsiti Band mendapat nomor urut pertama, disusul Tiba-Tiba Band dan AX-1 Band. Sementara Inflasi Band akan menjadi penampil terakhir dengan nomor urut 19.
Dari 19 peserta yang terdaftar, sebanyak 16 band hadir dalam Technical Meeting, sementara tiga peserta yang tidak hadir yakni Repsiti Band, Tiba-Tiba Band, dan AX-1 Band. Meski demikian, seluruh hasil keputusan rapat tetap berlaku untuk seluruh peserta tanpa pengecualian.
“Yang menentukan pemenang sepenuhnya adalah dewan juri. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat,” tutup Mujur.





