Wujudkan Hidup Sehat, Wasuponda dan Towuti Tunjukkan Komitmen Kuat dalam Penilaian KKS Lutim

kareba
kareba
2 Min Read

Luwu Timur – Upaya mewujudkan desa yang sehat di Kabupaten Luwu Timur makin menunjukkan progres nyata.

Hal tersebut terlihat dari penilaian yang dilakukan oleh Tim Penilai Kabupaten Kota Sehat (KKS) Lutim yang memasuki hari keenam pada Senin (23 Mei 2025), di dua kecamatan, yakni Wasuponda dan Towuti.

Penilaian tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Lutim, dr. April di Kecamatan Wasuponda dan oleh Junaedi, perwakilan Tim Penilai KKS Lutim di Kecamatan Towuti.

dr. April menegaskan penilaian desa sehat tidak hanya menyasar pada aspek fisik atau lingkungan semata, tetapi lebih menitikberatkan pada penguatan kelembagaan dan peran aktif masyarakat dalam menjalankan sembilan tatanan yang menjadi indikator desa sehat.

“Yang terpenting dari penilaian ini ialah bagaimana kelembagaan di dalamnya dapat terpenuhi sembilan tatanan nya yang menjadi modal awal kita bisa mewujudkan tujuan kita bersama,” ungkap dr. April.

Ia juga memberi apresiasi tinggi terhadap forum kecamatan Wasuponda dan desa di dalamnya yang menunjukkan komitmen kuat dalam memenuhi kriteria tersebut.

“Saya mengapresiasi kecamatan Wasuponda memenuhi sembilan tatanan dan di desa Wasuponda memenuhi enam tatanan.” ujar dr. April.

Sementara itu, semangat serupa juga ditunjukkan oleh Kecamatan Towuti. Junaedi mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras forum Kecamatan Sehat Towuti dan Pokja Desa Sehat Pekaloa yang berhasil meraih pencapaian maksimal.

“Kami menyampaikan rasa bangga kepada forum Kecamatan Sehat Towuti dan pokja Desa Sehat Pekaloa yang dapat memenuhi kriteria dalam sembilan tatanan,” ucap Junaedi.

Tak hanya memuji, Junaedi juga mendorong desa-desa lain di wilayah tersebut agar menjadikan keberhasilan ini sebagai pemicu semangat untuk lebih berbenah dan masuk dalam kriteria desa sehat.

“Mewakili Ketua Forum KKS Lutim, saya mengimbau untuk desa-desa yang ada di wilayah Towuti agar menjadikan desa yang disebutkan tadi sebagai motivasi untuk bisa masuk kriteria dalam desa sehat juga.” tandasnya.

Penilaian ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting dari dua kecamatan, mulai dari camat, kepala desa, TP PKK, hingga para anggota forum dan pokja desa sehat.

Topik:
Share This Article
Leave a comment