Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur kembali mendapat contoh inovasi pelayanan publik dari tingkat desa. Desa Lagego, Kecamatan Burau, tengah mematangkan program SIJEMPOL (Sistem Jemput Bola Pelayanan Online), yang akan memudahkan warga mengakses layanan administrasi tanpa harus datang ke kantor desa.
Kepala Desa Lagego, Akbar Huzair, menyebut SIJEMPOL lahir dari kebutuhan masyarakat akan layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan efisien. “Program SIJEMPOL ini kami rancang untuk membantu warga yang memiliki keterbatasan waktu, jarak, maupun biaya transportasi. Termasuk memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas, dengan layanan on-call ke rumah,” ujarnya.
Jenis layanan yang disiapkan mencakup surat keterangan usaha, domisili, belum menikah, hingga surat keterangan tidak mampu dan berbagai dokumen lainnya. Nantinya, warga cukup menghubungi kontak resmi desa, dan kepala dusun akan mengantarkan dokumen ke rumah.
Langkah Desa Lagego ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Luwu Timur yang mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik. Melalui inovasi tersebut, Pemkab Lutim diharapkan dapat memperluas penerapan ke desa-desa lain agar seluruh masyarakat merasakan manfaatnya.
“Prinsipnya, pelayanan desa yang bergerak, bukan warganya. Jadi masyarakat tinggal menunggu di rumah, dan layanan akan datang menghampiri,” tegas Akbar.

