Luwu Timur Perkuat Sistem Gawat Darurat, Tenaga Kesehatan Dibekali Pelatihan Pra-Hospital

kareba
kareba
2 Min Read

LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali mengambil langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan, khususnya dalam menghadapi kondisi gawat darurat. Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab menggelar In House Training Penanganan Kegawatdaruratan Medis Pra-Hospital di Aula KKS Malili, Rabu (08/10/2025).

Pelatihan dua hari ini dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Masdin, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Helmy Kahar, serta Ketua PSC 119 Luwu Timur, Muhlis Katili. Peserta merupakan tenaga kesehatan dari seluruh 18 Puskesmas di Luwu Timur, termasuk perwakilan dari RSUD I Lagaligo Wotu dan INKO Primaya.

Masdin menegaskan pentingnya kesiapan tenaga medis dalam merespons situasi tak terduga.
“Kesiapsiagaan sangat dibutuhkan. Kita perlu menyiapkan langkah-langkah penanggulangan agar setiap tenaga kesehatan mampu memberikan respon cepat dan tepat dalam situasi darurat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa penguatan sistem gawat darurat berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur kesehatan seperti RS Tipe B di Malili, peningkatan fasilitas RSUD I Lagaligo Wotu, rencana pembangunan Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut, hingga program Garda Sehat Desa yang menyediakan armada siaga di desa-desa.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap para tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas yang menjadi jejaring PSC semakin siap dan kompeten… Ini juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Visi Misi Luwu Timur yang maju dan sejahtera,” tambahnya.

Masdin juga menekankan perlunya pelatihan berkelanjutan, termasuk bagi masyarakat umum agar mampu memberi pertolongan pertama sebelum petugas tiba.
“Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan sistem gawat darurat yang terintegrasi,” tandasnya.

Topik:
Share This Article
Leave a comment