Bau Limbah dan Banjir Resahkan Warga Burau, DPRD Turun Tangan Desak PTPN IV

kareba
kareba
2 Min Read

Luwu Timur – Keluhan masyarakat di beberapa desa wilayah barat Burau terkait bau menyengat dari limbah tangkos dan banjir berulang akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD Luwu Timur. Dua anggota dewan, Sarkawi A. Hamid dan Harisal, mendatangi kantor PTPN IV Region II Burau pada Sabtu (1/11/2025) untuk meminta klarifikasi sekaligus menekan perusahaan agar segera bertindak.

Warga mengaku tidak hanya terganggu oleh bau busuk yang diduga berasal dari aktivitas PTPN IV, tetapi juga harus menghadapi banjir yang terus berulang. Kondisi ini disebut sudah lama berlangsung tanpa penanganan yang memuaskan. DPRD menilai situasi tersebut telah melewati batas toleransi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Sarkawi meminta perusahaan tidak menunda-nunda penyelesaian persoalan tersebut. “Permaslahan banjir dan limbah yang berlarut membutuhkan solusi segera mungkin pihak PTPN IV dapat melaksanakan di bulan November ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa DPRD tak segan mengambil langkah lanjutan jika perusahaan tidak menunjukkan itikad baik. “Jika tidak maka tentu kami ingin langkah bahkan gerakan yang lebih tegas,” sambungnya. Menurutnya, tuntutan warga harus menjadi prioritas karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan lingkungan.

Sarkawi juga mengingatkan bahwa persoalan ini tidak hanya diketahui masyarakat lokal, tetapi bahkan telah menjadi perhatian lintas wilayah. “Manajemen PTPN mulai dari Burau, Palopo, Makassar hingga Medan harus mendengar tuntutan masyarakat yang telah kami suarakan dengan sangat tegas,” tutupnya.

Topik:
Share This Article
Leave a comment