Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) menggelar Sosialisasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) bertema “Optimalisasi Peran KIM sebagai Garda Terdepan Diseminasi Informasi”, di Aula Wisma Trans, Rabu (17/12).
Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 139 kecamatan/desa se-Luwu Timur, dibuka oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Aswan Aziz, didampingi Kepala Diskominfo-SP, Andi Tabacina Akhmad, yang turut memberikan penguatan kepada para peserta.
Aswan Aziz menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan masyarakat sebagai jembatan komunikasi publik agar informasi tersampaikan secara benar dan akurat.
“Di sinilah peran strategis KIM yang bukan hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai pengelola, penyaring, dan penyampai informasi yang benar, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Aswan.
Ia juga mendorong agar setiap kecamatan dan desa berkomitmen membangun KIM aktif dan profesional.
“Saya mengajak seluruh penggiat KIM untuk menjadi agen perubahan, teladan dalam bermedia sosial yang santun dan bertanggung jawab, dan terus bersinergi dengan pemerintah, media, serta seluruh elemen masyarakat,” sambungnya.
Aswan turut memberikan apresiasi kepada Diskominfo-SP yang menginisiasi kegiatan ini.
Sementara itu, Andi Tabacina Akhmad menyampaikan keyakinannya bahwa peserta memiliki kemauan untuk mengembangkan kelembagaan KIM.
“Kita hadir di sini untuk dibimbing. KIM adalah kelembagaan yang dibentuk oleh kita untuk kita sendiri, sebagai wadah untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Tinggal sejauh mana kepedulian kita untuk terlibat aktif di dalamnya,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kabid IKP Humas Diskominfo-SP Luwu Timur, Hayati Ilyas, dalam laporannya menegaskan bahwa KIM merupakan penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Di era digital, KIM dituntut menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan bermanfaat serta mampu menangkal hoaks,”kata Hayati.
Ia berharap sosialisasi ini meningkatkan kapasitas anggota KIM agar mampu tumbuh aktif dan produktif di wilayah masing-masing.

