Lewat Podcast ‘Mangkalinga’, Bawaslu Lutim Bedah Strategi Data Pemilih Inklusif Menuju 2029

kareba
kareba
2 Min Read

Luwu Timur – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur melakukan terobosan baru dalam mengawal proses demokrasi.

Melalui kanal digital bertajuk Podcast Mangkalinga, Bawaslu mulai mengudara untuk memberikan edukasi politik yang lebih segar dan inklusif kepada masyarakat Bumi Batara Guru.

​Edisi perdana yang tayang pada Jumat (13/3/2026) ini dipandu langsung oleh Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Lutim, Sulkifli, atau yang akrab disapa Sul Songko Lotong.

Dengan gaya santai namun berisi, podcast ini membedah topik hangat: “Refleksi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Menuju Pemilu 2029 yang Inklusif”.

​Menghadirkan Anggota KPU Luwu Timur Divisi Data dan Informasi, Hamdan, diskusi ini mengupas tuntas tantangan dalam menjaga kemurnian data pemilih. Salah satu isu sensitif yang dibahas adalah penanganan data pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam sistem (Tidak Memenuhi Syarat/TMS).

​Hamdan menjelaskan, berdasarkan PKPU Nomor 1 Tahun 2025, pihaknya tidak bisa sembarang menghapus data tanpa bukti otentik. Sinergi antara KPU dan Bawaslu menjadi kunci melalui mekanisme coklit terbatas di lapangan.

​“Kami menelusuri dokumen resmi seperti akta kematian. Jika secara de jure terbukti yang bersangkutan telah meninggal dunia, barulah pemilih tersebut bisa dicoret dari daftar. Hal ini penting untuk menjamin hak pilih warga dan integritas hasil pemilu mendatang,” jelas Hamdan.

​Sulkifli menekankan bahwa Podcast Mangkalinga bukan sekadar ruang bicara, melainkan instrumen penting untuk mendorong partisipasi publik secara lebih luas. Menurutnya, akurasi data pemilih adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya penyelenggara.

​“Semoga saluran informasi ini menjadi media pembelajaran untuk memastikan keakuratan data pemilih. Kami ingin masyarakat aktif mengawasi kemurnian data mereka demi terwujudnya demokrasi yang bermartabat di Luwu Timur,” ungkap Sulkifli.

​Kedepannya, Podcast Mangkalinga akan terus menghadirkan narasumber kompeten dengan isu-isu strategis lainnya.

Inovasi ini diharapkan mampu memangkas jarak komunikasi antara penyelenggara pemilu dengan generasi muda (milenial dan Gen Z) di Luwu Timur yang sangat akrab dengan konten audio-visual.

Share This Article
Leave a comment