Belajar dari Makassar, Lutim Siapkan Layanan Aduan 112 yang Cepat dan Terintegrasi

kareba
kareba
2 Min Read

Makassar – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersiap menghadirkan layanan aduan dan kedaruratan berbasis digital yang lebih responsif melalui sistem 112.

Keseriusan tersebut terlihat dari kunjungan benchmarking yang dilakukan Tim Kominfo-SP Luwu Timur ke Diskominfo Kota Makassar, Rabu (08/04/26).

Dalam kunjungan ini, rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfo-SP Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, untuk mempelajari sistem layanan yang telah lebih dulu diterapkan di Kota Makassar.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah layanan darurat 112 dan aplikasi Lontara+ yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform.

Tim Luwu Timur juga berkesempatan melihat langsung proses kerja di War Room dan Operation Room layanan 112, mulai dari penerimaan laporan masyarakat hingga distribusi penanganan ke instansi terkait secara cepat dan terkoordinasi.

Kepala Dinas Kominfo-SP Luwu Timur menilai pengalaman tersebut sangat penting sebagai referensi dalam pengembangan layanan di daerahnya.

“Kami berharap ilmu yang kita dapatkan hari ini dapat segera kita implementeasikan untuk peningkatan layanan publik di Kabupaten Luwu Timur. Sama-sama kita amati tiru, dan modifikasi sehingga bisa lebih baik dari apa yang telah dilakukan Diskominfo Pemkot Makassar saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari kolaborasi antar daerah.

“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Layanan ini tentu menjadi kanal komunikasi yang menghadirkan untuk turut serta dalam pembenahan dan pembangunan daerah. Semoga Luwu Timur dapat segera mengimplementasikan layanan ini dengan optimal,” katanya.

Ke depan, layanan ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan aduan serta mendapatkan respon cepat dalam kondisi darurat.

Topik:
Share This Article
Leave a comment