Luwu Timur – Proses penyaluran Kartu Lansia di Kecamatan Towuti memasuki tahap lanjutan.
Seusai menerima bantuan tunai dari program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk periode November–Desember 2025, para penerima manfaat kembali berkumpul di beberapa lokasi untuk diberikan Kartu ATM demi memudahkan pencairan kapan saja dibutuhkan.
Hal itu disampaikan Camat Towuti, Amri Mustari, didampingi Kepala Desa Bantilang, Ikbal, serta tim Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) saat penyaluran di Kantor Desa Bantilang, Kamis (18/12/2025).
Amri menegaskan kemudahan untuk lansia yang berhalangan hadir.
“Jika ada orang tua kita yang tidak bisa hadir karena sakit atau berhalangan maka bisa diwakilkan oleh anaknya atau orang paling terdekat dengan membawa surat kuasa. Hal ini agar kerahasiaan nomor PIN ATM tetap terjaga,” kata Camat Towuti.
Dukungan teknis juga datang dari pihak Bank Sulselbar. Fadri membagikan tips praktis bagi warga di area Bantilang.
“ATM Sulselbar belum ada di sini, jadi pakai BRI Link ya. Tapi kalau ke luar daerah, silakan tarik di ATM Sulselbar mana pun,” pesannya.
Kesan positif turut disampaikan penerima manfaat. Yohanes, warga Desa Langkea Raya, mengaku akses keuangan menjadi jauh lebih mudah.
“Tentu saja dengan dapat ATM kami sudah bisa akses setiap saat dana yang diberikan oleh pemerintah, baik itu di ATM maupun di kantor bank terdekat,” tuturnya.
Untuk diketahui, penyaluran kartu terlaksana di tiga titik utama Kecamatan Towuti:
Kantor Camat Towuti (8 desa: Langkea Raya, Baruga, Lioka, Wawondula, Asuli, Matompi, Timampu, Pekaloa)
Kantor Desa Bantilang (5 desa: Bantilang, Masiku, Loeha, Tokalimbo, Rante Angin)
Kantor Desa Kalosi (5 desa: Kalosi, Mahalona, Libukan Mandiri, Buangin, Tole)
Program ini menjadi bagian dari upaya memperlancar akses dana bantuan secara mandiri dan aman bagi para lansia di Towuti.

