Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Program Nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui peresmian Area Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Rabu (7/1/26).
SPPG yang dikelola oleh Yayasan Alam Semesta Berbagi ini mengelola dua dapur makanan bergizi dan dibangun sesuai standar nasional Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga siap mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Kegiatan grand opening turut dihadiri Anggota DPRD Sulawesi Selatan dr. Ani Nurbani, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah desa, serta seluruh camat se Kabupaten Luwu Timur.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 9 SPPG yang telah beroperasi, dan Pemkab menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 11 SPPG aktif pada Januari 2026.
“Berdasarkan laporan koordinator wilayah dan ketua satgas, ada 30 SPPG di Luwu Timur yang kami upayakan seluruhnya bisa beroperasi paling lambat bulan Maret hingga April, dan pada Mei sudah berjalan optimal,” ujar Irwan.
Ia menjelaskan, Program MBG juga dirancang menjangkau wilayah 3T dengan 15 titik khusus, sehingga total keseluruhan SPPG di Luwu Timur mencapai 45 titik.
Menurut Irwan, kehadiran SPPG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi dan penurunan stunting, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui rantai pasok lokal.
“Program MBG ini sangat terintegrasi. Kebutuhan gizi terpenuhi, stunting bisa ditekan, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Insya Allah, kalau skema ini dijalankan dengan baik, dampaknya akan terasa langsung di daerah masing-masing,” jelasnya.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga menambahkan, SPPG Desa Puncak Indah akan dijadikan rujukan dan percontohan bagi dapur MBG lainnya.
“Kalau mau melihat dapur yang benar-benar standar, ini contohnya. Dari desain, bangunan luar hingga bagian dalam, semuanya sudah sesuai standar nasional BGN,” tegas Irwan.

