Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong kesadaran masyarakat dalam memilih produk aman melalui pengawasan terpadu obat dan makanan.
Melalui Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan (TKPOM), kegiatan sidak digelar selama 11 hari di seluruh kecamatan dan berakhir di Wasuponda, Kamis (12/3/2026).
Tidak hanya melakukan pemeriksaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung kepada pedagang dan masyarakat terkait pentingnya keamanan produk.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan, menyebut pengawasan ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif.
”Tim inspeksi lapangan pastikan warga terhindar dari produk tak aman dan tak bermutu, sekaligus tingkatkan kesadaran pedagang patuh regulasi,” ujar dr. Adnan saat dikonfirmasi.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan prinsip “Cek Klik” sebelum membeli produk.
Kepala Bidang SDK, Suhelmi, menegaskan langkah ini penting untuk perlindungan konsumen.
”Berdasarkan hasil pengawasan tim di 11 Kecamatan, masih ditemukan beberapa makanan dan minuman kadaluarsa sehingga perlu bagi produsen dan konsumen untuk melakukan cek klik (cek kemasan label, izin dan kadaluarsa) demi melindungi masyarakat dari potensi dari bahaya konsumsi produk pangan yang tidak aman,” terang Suhelmi.
Salah satu pedagang, Jusman, turut merespons positif kegiatan tersebut.
”Kami akan rutin cek tanggal kadaluarsa produk sebelum jual ke konsumen,” katanya.

