PT Vale Indonesia Tbk Dapat Apresiasi Atas Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Kolaka

kareba
kareba
4 Min Read

KOLAKA, KAREBATA.ID – Penerapan praktik pertambangan berkelanjutan atau Good Mining Practices (GMP) menjadi kunci dalam meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, masyarakat, dan perekonomian.

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), sebagai salah satu perusahaan pertambangan terkemuka di Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun industri pertambangan yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Penjabat (Pj) Bupati Kolaka, Muhammad Fadlansyah, menyampaikan apresiasinya terhadap penerapan praktik pertambangan berkelanjutan oleh PT Vale di Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Hal ini diungkapkan saat Fadlansyah melakukan kunjungan resmi ke proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa milik PT Vale, pada Kamis (5/9/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Fadlansyah didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten 2 Sekretariat Daerah (Setda) Kolaka, Abbas, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kolaka, Arifin Jamal, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kolaka, Andi Panguriseng. Turut hadir pula Head of Project Pomalaa, Mohammad Rifai, beserta tim manajemen IGP Pomalaa.

Pj Bupati Kolaka mengapresiasi komitmen PT Vale dalam menerapkan prinsip-prinsip pertambangan berkelanjutan di IGP Pomalaa. Salah satu pencapaian yang mendapat sorotan adalah pembangunan fasilitas persemaian (nursery) sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

“Komitmen PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan di Pomalaa patut menjadi teladan. Pemerintah mendukung sepenuhnya inisiatif ini dan berharap perusahaan lain mengikuti jejak yang sama untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujar Fadlansyah.

Fadlansyah juga menekankan bahwa kunjungannya bertujuan untuk memantau perkembangan proyek dan memastikan semua berjalan sesuai rencana. Dia menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan proyek IGP Pomalaa guna memaksimalkan manfaat bagi masyarakat Kolaka.

“Proyek ini berpotensi besar dalam mendorong pembangunan daerah dan diperkirakan akan menciptakan sekitar 1.500 lapangan pekerjaan baru dalam dua tahun ke depan. Ini merupakan langkah positif untuk pengembangan ekonomi lokal,” tambahnya.

Kunjungan Pj Bupati Kolaka ke IGP Pomalaa menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Upaya PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan yang ramah lingkungan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjadi contoh bagi industri lainnya dalam pelestarian lingkungan. PT Vale, dengan dedikasinya, terus berupaya memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Head of Project Pomalaa, Mohammad Rifai, menegaskan bahwa proyek ini dilakukan dengan standar tertinggi, khususnya dalam hal keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan.

“Proyek ini bukan sekadar tentang pertambangan, tetapi juga tentang memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujar Rifai.

Sebagai salah satu proyek strategis di sektor pertambangan, PT Vale IGP Pomalaa terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dengan dukungan mitra strategis seperti Huayou dan Ford melalui PT KNI, proyek ini diproyeksikan memasuki fase operasional pada tahun 2026.

Sejak diresmikan pada November 2022, IGP Pomalaa telah mencatatkan kemajuan signifikan. Saat ini, fokus utama adalah pada pengembangan Feed Preparation Plant (FPP) untuk memproses bijih nikel kadar rendah sebelum diolah lebih lanjut di High Pressure Acid Leach (HPAL). Seluruh kegiatan konstruksi dijalankan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna memastikan praktik pertambangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Share This Article
Leave a comment