Luwu Timur – Dua belas hari pasca kebocoran pipa minyak di Towuti, arah pemulihan kini bergerak ke fase yang lebih terstruktur.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memastikan langkah yang diambil tidak sekadar darurat, melainkan berbasis peta kerusakan dengan target jangka pendek, menengah, dan panjang.
“PT Vale siap dan mau bertanggung jawab, berkomitmen menyelesaikan apa yang menjadi saran, masukan, dan kesepakatan dari rapat kita. Kita harus pastikan masyarakat terdampak mendapat solusi konkret sesuai kebutuhan mereka,” tegas Irwan saat memimpin rapat investigasi di Kantor Bupati (02/09).
Pendekatan klasifikasi ini disebut menjadi landasan penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjamin transparansi.
Investigasi lanjutan, pembersihan tanah terkontaminasi, hingga pemasangan papan informasi akan dilakukan secara berkala dengan laporan rutin ke masyarakat.
PT Vale pun menyatakan siap mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah. Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menilai strategi klasifikasi kerusakan menjadi kunci agar pemulihan berjalan cepat dan terukur.
“Komitmen kami adalah menghadirkan solusi berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat Towuti,” ujarnya.

