Luwu Timur – Seorang warga Kecamatan Wotu menyuarakan keluhan terkait kondisi proyek drainase di Dusun Bandoa, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, baru baru ini.
Kerusakan yang dibiarkan tanpa penanganan dinilai membahayakan pengendara, terutama saat malam hari dan ketika hujan.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik, menegaskan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melapor bila menemukan dugaan kejanggalan dalam pengerjaan proyek tersebut.
“Laporan belum ada masuk ke kami, kalau ada laporan warga baru tim bisa turun,” jelasnya.
Bripka Taufik mengatakan, jika laporan resmi diajukan, pihak kepolisian akan menindaklanjuti dengan penyelidikan langsung di lapangan, termasuk melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengerjaan drainase.
Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan agar setiap proyek berjalan transparan dan tetap mengedepankan keselamatan publik.
Sebelumnya, warga yang enggan identitasnya dipublikasikan mengaku resah dengan kondisi drainase yang tak kunjung diperbaiki.
Menurutnya, sudah beberapa kali terjadi insiden kecelakaan yang diduga akibat kerusakan tersebut.
“Ini proyek menggunakan uang negara, dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Kenapa dibiarkan begitu saja,” ujarnya.
Ia menambahkan kekhawatiran penanganan baru dilakukan pada tahun anggaran berikutnya, sementara kondisi di lapangan dianggap sudah mendesak. Warga juga berharap ada kejelasan terkait progres pengerjaan.
“Kami hanya masyarakat biasa, tapi kami juga punya hak untuk mendapatkan infrastruktur yang aman. Kalau memang ada kontraktor yang bekerja, tolong disampaikan bagaimana penanganannya. Informasi terakhir yang kami dapat, baru ada kegiatan pembersihan,” tambahnya.

