Luwu Timur – Sistem pengelolaan limbah milik PT Vale Indonesia mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Luwu Timur, Erick Estrada. Ia menilai perusahaan tersebut layak dijadikan percontohan bagi perusahaan tambang lain, termasuk PT Prima Utama Lestari (PUL).
Hal itu disampaikan Erick saat memberikan tanggapan kepada media, Rabu (1/4/26).
“PT PUL perlu melihat dan belajar pengelolaan limbah PT Vale Indonesia,” ujarnya.
Menurut Erick, keberhasilan PT Vale dalam menjaga kualitas lingkungan dapat dilihat dari kondisi Danau Matano yang hingga kini tetap terjaga dari pencemaran.
“PT Vale dalam pengelolaan limbah sangat bagus. Contohnya, Danau Matano sampai saat ini tidak tercemar. Itu tanda bahwa PT Vale memang layak dijadikan percontohan dalam pengelolaan limbah,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa praktik pengelolaan limbah yang baik menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kelestarian lingkungan.
Erick berharap, perusahaan-perusahaan tambang di Luwu Timur dapat mengadopsi standar pengelolaan lingkungan yang lebih baik agar keberlanjutan ekosistem tetap terjaga.
“Terutama dalam pengelolaan limbah yang melalui sediment pond, itu yang harus diperbaiki oleh PT PUL,” tegas Erick.

