DPRD Luwu Timur Kawal Serius Penanganan Rembesan Minyak di Towuti

kareba
kareba
2 Min Read

Luwu Timur – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Rusdi Layong, turun langsung meninjau lokasi rembesan minyak di Dusun Molindowe, Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Sabtu (23/8/2025). Kehadirannya untuk memastikan langkah penanganan yang dilakukan PT Vale Indonesia Tbk terhadap insiden kebocoran pipa berjalan sesuai harapan masyarakat.

Kebocoran pipa minyak yang terjadi sejak pagi segera ditangani oleh PT Vale bersama pemerintah. Namun, volume rembesan yang cukup besar membuat proses pengendalian cukup sulit. Tim PT Vale terlihat bekerja hingga malam hari untuk mencegah pencemaran semakin meluas.

“Malam ini, dari hasil pengamatan kami, kondisi area yang tercemar akibat kebocoran pipa minyak HSFO mulai menunjukkan sedikit perbaikan dibandingkan sebelumnya. Kami melihat keseriusan PT Vale dalam melakukan pengendalian dengan menurunkan seluruh tim kerjanya,” ujar Rusdi Layong.

Meski begitu, Rusdi menegaskan agar penanganan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat. “Kami berharap PT Vale segera melanjutkan ke tahap pemulihan, baik pada aliran sungai, jaringan irigasi, maupun lahan pertanian yang terdampak. Hal ini penting agar para petani dapat kembali menggarap sawahnya,” tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah kecamatan menggelar rapat darurat di aula kantor camat, dihadiri pihak PT Vale, BPBD Luwu Timur, Dinas Sosial, DPRD, dan warga terdampak. Pertemuan itu menghasilkan rekomendasi agar PT Vale menghentikan kebocoran sekaligus membentuk tim bersama pemerintah dan masyarakat untuk menginventarisasi dampak yang ditimbulkan.

Topik:
Share This Article
Leave a comment