DPRD Lutim Ingatkan PT Vale: Jangan Hanya Perbaiki Pipa, Lindungi Warga dan Danau Towuti

kareba
kareba
1 Min Read

LUWU TIMUR – Insiden kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) milik PT Vale Indonesia di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, mendapat sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Luwu Timur. Wakil Ketua DPRD, Jihadin Paruge, menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sebatas masalah teknis.

“Perlu ada langkah cepat dari PT Vale, bukan hanya perbaikan teknis pipa, tapi juga solusi jangka pendek bagi warga. Dan yang terpenting, bagaimana mencegah agar minyak ini tidak sampai mengalir ke Danau Towuti,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).

Menurut Jihadin, kebocoran minyak berpotensi mengganggu masa depan lingkungan sekaligus mata pencaharian masyarakat. Danau Towuti, yang merupakan salah satu danau purba tertua di dunia, memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis yang sangat vital.
“Kalau minyak sampai masuk ke Danau Towuti, dampaknya akan sangat luas. Bukan hanya petani dan nelayan, tetapi juga ekosistem dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

DPRD Luwu Timur, kata Jihadin, akan mengawal ketat agar perusahaan menyiapkan solusi komprehensif. Ia mengingatkan agar jangan sampai warga menjadi korban dua kali, kehilangan lahan sekaligus terancam lingkungannya.
“Solusi darurat bagi warga harus ada, jangan menunggu lama. Masyarakat tidak boleh jadi korban dua kali, kehilangan lahan sekaligus terancam lingkungannya,” pungkasnya.

Topik:
Share This Article
Leave a comment