Luwu Timur – Gerakan peduli penyandang disabilitas di Kabupaten Luwu Timur kian terasa nyata. Melalui inovasi layanan “Jendela Dunia Disabilitas”, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggandeng BAZNAS, PPID desa-kecamatan, hingga sekolah luar biasa (SLB) untuk memastikan kelompok rentan ini mendapat layanan setara.
Kepala Bidang Pelayanan Penataan Sipil Dukcapil Luwu Timur, Rosmala Dewi, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pembuatan dokumen kependudukan, tetapi juga menjadi pintu masuk bantuan sosial dan pemberdayaan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan penyandang disabilitas lebih mudah mengakses layanan publik, sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik. Dengan dukungan teknologi seperti Google Form dan barcode, pelayanan dapat dilakukan lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujar Rosmala Dewi, Selasa (26/08/2025).
Dalam praktiknya, Dukcapil melakukan fasilitasi dokumen, BAZNAS menyiapkan data untuk bantuan sosial, sedangkan SLB dan PPID ikut mengawal agar informasi sampai ke semua lapisan. Skema terpadu ini menjadikan penyandang disabilitas tidak lagi terpinggirkan.
Tak heran, program ini menuai apresiasi luas. Di balik layanan administrasi, ada semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadikan penyandang disabilitas bagian penting dari pembangunan daerah.

