Warga Towuti Dibina Lakukan PSN Mandiri, Pemkab Lutim Dorong Gerakan 3M Plus Jadi Gaya Hidup

kareba
kareba
2 Min Read

 Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berinovasi dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Melalui Dinas Kesehatan yang menggandeng PT Vale Indonesia Tbk, kegiatan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus kini dikembangkan menjadi program pembinaan mandiri di rumah-rumah warga.

Program ini dilaksanakan di lima desa Kecamatan Towuti — Asuli, Langkea Raya, Wawondula, Baruga, dan Lioka — dengan tujuan utama menumbuhkan kesadaran masyarakat agar mampu melakukan pencegahan secara berkelanjutan.

Petugas kesehatan memberikan edukasi langsung kepada warga, mulai dari cara menguras dan menutup tempat penampungan air, hingga penggunaan larvasida di genangan air yang tidak bisa dikuras. Langkah-langkah sederhana ini diharapkan menjadi kebiasaan baru masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alimuddin, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya menekan kasus DBD.

“Gerakan PSN 3M Plus bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif kita semua untuk melawan dengue. Dengan kolaborasi ini, pesan pencegahan lebih luas tersampaikan dan tindakan nyata bisa dilakukan secara serentak,” ujar Alimuddin.

Lebih lanjut, Alimuddin berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kebangkitan kesadaran kolektif masyarakat Towuti.

“Semoga dengan langkah ini, angka kasus dengue di wilayah Towuti dapat terus ditekan,” harapnya.

Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, pemerintah berharap Gerakan PSN 3M Plus bukan sekadar kegiatan temporer, tetapi menjadi gaya hidup baru masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Topik:
Share This Article
Leave a comment