Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui penguatan sistem pengelolaan pengaduan nasional SP4N-LAPOR!.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Diskominfo-SP di Aula Sasana Praja, Rabu (26/11/25).
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Aswan Aziz, yang menekankan bahwa keberhasilan SP4N-LAPOR! tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada komitmen perangkat daerah dalam merespons aduan masyarakat.
“Keberhasilan pemanfaatan SP4N-LAPOR bukan hanya ditentukan oleh sistemnya, tetapi juga oleh kesungguhan setiap perangkat daerah dalam memberikan respon yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya.
Ia mengakui masih terdapat laporan yang belum ditangani tepat waktu serta rendahnya edukasi masyarakat di beberapa wilayah.
Untuk itu, ia meminta seluruh peserta Monev memaksimalkan pemahaman mereka terkait pengelolaan aduan publik.
“Saya harapkan kepada peserta agar menyimak dengan baik untuk meningkatkan wawasan kita terkait dengan pengelolaan SP4N LAPOR!. Setelah kegiatan ini, kita akan lebih banyak bersosialisasi kepada masyarakat,” tegas Aswan Aziz.
Pihak Diskominfo-SP juga menegaskan bahwa hasil Monev harus ditindaklanjuti secara konsisten, bukan hanya menjadi agenda seremonial.
Ia juga menilai SP4N-LAPOR! merupakan alat penguat komitmen pelayanan publik.
Kegiatan ini juga dihadiri Kabid IKP Humas Diskominfo-SP, Hayati, yang menegaskan bahwa Monev diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan responsif.
Dua narasumber dari Diskominfo-SP Sulsel turut hadir, yaitu Sarmini Sallu dan Iswar Ramadhan, yang membawakan materi terkait optimalisasi pengelolaan dan monitoring SP4N-LAPOR!. Para Kasubag Umum OPD, Kasi Pelayanan Kecamatan, dan admin SP4N-LAPOR turut hadir sebagai peserta.

