Fenomena “Manusia Silver” di Luwu Timur, Satpol PP Ingatkan Generasi Muda

kareba
kareba
1 Min Read

Luwu Timur – Fenomena remaja mengecat tubuh menjadi “manusia silver” untuk mengamen di lampu merah kini mulai merambah Kabupaten Luwu Timur. Satpol PP pun mengambil langkah cepat dengan melakukan pembinaan langsung di lapangan.

Sekelompok remaja di Malili kedapatan melakukan aksi ini di tengah padatnya arus lalu lintas. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Kepala Bidang TrantibumLinmas Satpol PP Luwu Timur, Yasruddin, S.Sos., MH., menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjaga ketertiban umum sesuai amanat perda.

“Kami tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi. Mengemis di ruang publik apalagi di titik lalu lintas padat seperti lampu merah jelas melanggar ketentuan perda. Ini juga membahayakan mereka sendiri,” ungkapnya.

Satpol PP berharap masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjerumus pada kegiatan tidak produktif. Melalui pendekatan humanis, petugas mengimbau agar para pelaku mencari usaha yang lebih bermanfaat bagi masa depan mereka.

Topik:
Share This Article
Leave a comment