Kado Satu Tahun Ibas-Puspa, PT Vale Serahkan Deretan Aset Strategis ke Pemkab Luwu Timur

kareba
kareba
3 Min Read

Luwu Timur – Peringatan satu tahun masa pemerintahan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler (Ibas-Puspa), diwarnai momentum bersejarah.

PT Vale Indonesia Tbk resmi menyerahkan sejumlah aset penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur, Jumat (27/2/2026).

​Penyerahan aset ini dilakukan langsung oleh Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah Kartadinata, didampingi Direktur External PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, kepada Bupati Irwan Bachri Syam di Malili.

​Aset-aset yang diserahkan mencakup fasilitas publik yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga, di antaranya:

Sektor Transportasi & Niaga: Pasar F dan Terminal, Terminal Bus Umum.

Fasilitas Olahraga: Lapangan Sepakbola Persesos, Lapangan Sepakbola Karebosi, Lapangan Sepakbola Benteng, dan Gedung F Gym.

Fasilitas Umum & Perkantoran: Gedung Serbaguna, Kantor Camat Nuha, Kantor Lurah Magani, Bumi Perkemahan (Bumper), Eks Pelangi, hingga Camp Malili.

​Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen PT Vale. Menurutnya, pengalihan aset ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

​”Penyerahan aset ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Aset-aset ini akan kami manfaatkan secara maksimal untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga,” ujar Irwan di hadapan ribuan masyarakat yang hadir.

​Irwan menegaskan bahwa sinergi dengan sektor industri, khususnya pertambangan, menjadi kunci percepatan pembangunan di Bumi Batara Guru.

​Di momen syukuran tersebut, Bupati Irwan juga memaparkan rapor hijau satu tahun kepemimpinannya. Berbagai program unggulan seperti beasiswa pendidikan, Kartu Lansia, seragam sekolah gratis, hingga layanan kesehatan gratis disebut telah berjalan di jalur yang tepat.

​Data mencatat, Luwu Timur kini menempati posisi keempat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan. Selain itu, daya beli masyarakat juga mengalami peningkatan sebesar 3,70 persen sepanjang tahun 2025.

​”Kemajuan daerah hanya bisa dicapai melalui kolaborasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Capaian ini adalah hasil kerja keras kita semua, termasuk dukungan dari dunia usaha,” tambahnya.

​Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim ini berlangsung khidmat. Turut hadir jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Anggota DPRD Luwu Timur, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Share This Article
Leave a comment